Saturday, 27 September 2014

Surat untuk Umar

at 19:47  |  No comments

Suatu hari abi ditanyai. Kenapa memilih nama seperti ini. Mereka berpendapat nama umar tidak memiliki arti. Kurang up date untuk masa kini. Kenapa tidak di beri nama sesuai tahun, bulan atau hari yang di kolaborasi? Atau gabungan nama-nama islami yang di kompilasi? Apakah tidak takut terjadi diskriminasi dikemudian hari? 
 
Waktu itu abi belum fasih berbahasa sambas ketika engkau lahir pertama kali. Sehingga pertanyaan yang bertubi-tubi tak bisa di jawab dengan penuh percaya diri. Dan kalaupun abi berani menjawab secara rinci, pasti akan panjang sekali. Dan pasti akan terjadi kontroversi hati disana-sini. Pikir abi. Jika mengingat hal ini, jadi senyum-senyum sendiri. Setelah mempertimbangkan berkali-kali. Akhirnya abi berusaha menuliskan perihal ini. Kelak ketika engkau besar nanti. Jika ada yang menanyakan perkara ini kembali.Bacalah tulisan abi. Semoga engkau bisa menjawab dengan penuh kebesaran hati. Dan dapat menginspirasi. 
 
Nama umar terlintas pertama kali sewaktu abi belum mempunyai istri. Belum pernah melihat ummi. Baik di alam nyata maupun di alam mimpi. Entah mengapa fikiran abi mengembara ke sana. Padahal saat itu masih berstatus mahasiswa. Belum ada gambaran kapan mau wisuda, bekerja apalagi menikah. Kalau tidak salah di tahun 2006 atau 2005 kejadiannya. Abi berimajinasi, kalau punya anak laki-laki, dan diberi nama umar, kira-kira cocok gak ya? Tidak ada tujuan dan maksud apapun jua. Semua hanyalah khayalan tiba-tiba tanpa terencana. Khayalan anak muda yang sedang bimbang hati dan fikirannya. Karena amanah sebagai presiden mahasiswa sedang di goyang di kudeta. Namun, seiring perjalanan waktu, nama itu telah menemukan takdirnya. Ternyata lintasan pikiran itu dikabulkan Allah Subhanahuwwata'ala. Abi benar-benar tak menyangka. Perasaan haru dan suka-cita, menyatu tak terkira. Ketika engkau lahir ke dunia dan ditanya mau diberi nama siapa? Hanya UMAR yang ada di kepala. Alhamdulillah. Puji syukur pada Tuhan yang maha kuasa. Abi sangat bahagia.
 
Tahukah engkau Nak? Nama adalah sebuah doa. Nama adalah sebuah pengharapan orang tua kepada sang pencipta. Dan nama adalah sebuah identitas yang bisa menggambarkan sifat, karakter dan perilaku setiap manusia. Oleh karena itu, abi berharap (PKS) prilaku, karakter dan sikapmu akan sepertinya. Pribadi yang bersahaja apa adanya. Hati dan raga sama, jauh dari citra. Yang di kejar hanyalah karya. Pribadi yang berfikiran terbuka dan lapang dada. Ingatlah. Fikiran terbuka tanpa beban, akan melahirkan kejernihan pemikiran. Ketajaman penglihatan, perasaan yang murni tanpa hambatan. Kalau itu sudah tertanam dikepribadian, abi yakin engkau akan menjadi seorang yang teguh pendirian. Tidak mudah terombang-ambing layaknya buih di lautan. Kokoh laksana Gunung yang menghunjam. Disegani kawan, lawan, bahkan syetan. 
 
Seperti sosok umar ibnul khattab radiyallahu'an. Dalam memutuskan masalah, kemaslahatan bersama adalah prioritas yang paling utama. Tidak ada kepentingan apapun di dalam hatinya. Tidak ada yang bisa mindiktenya. Sehingga ia tidak terbebani oleh pribadi, atau keuntungan yang dicari. Dan ia tidak takut akan segala macam konsekuensi. Semasa muda, kepintarannya diakui oleh tokoh-tokoh ternama. Hal itu terbukti dalam forum-forum diskusi semasa jahili, ia selalu mewakili. Dan tak jarang pendapatnya selalu di hargai dan disetujui. Hanya ini filosofi dari nama yang abi kuasai. Semoga engkau tidak terbebani atas segala keinginan abi dan ummi. Jika engkau ingin mengetahui siapa umar sebenarnya, lengkap dari ia masih jahiliah sampai ia menuju Tuhannya. Bacalah buku yang dilemari kaca rumah kita. Di sana ada biografi umar khalifah ke dua. Dan umar khalifah ke lima generasi berikutnya. Ummi dan abi sudah menyiapkan semenjak lama. Di laptop juga ada filmnya. Terakhir, seandainya nanti. Engkau ditakdirkan menjadi penguasa di muka bumi. Cermati pernyataan ini. 
 
"Wahai manusia! Tugas penguasa yang paling penting terhadap rakyatnya adalah mendahulukan kewajiban mereka kepada Allah Subhanahuwwata'ala. Seperti yang telah dituliskan alquran sebagai petunjuk-Nya. Tugas kami (penguasa) adalah menyediakan apa yang Allah perintahkan kepada mu dalam beribadah. Sehingga engkau menjadi orang yang bertaqwa. Serta menjauhkan kalian dari perbuatan sia-sia. Kami juga harus menerapkan perintah Allah. Dimana mereka diperlakukan sama dalam keadilan yang nyata. Dengan begitu kita memberikan kesempatan kepada orang bodoh untuk belajar. Yang lengah untuk memperhatikan. Dan seorang yang sedang mencari teladan untuk jadi panutan. Wahai manusia! Untuk menjadi orang beriman yang sejati, tidak didapatkan dengan mimpi. Tetapi dengan kerja keras hari demi hari. Makin besar amal perbuatan seseorang makin besar pula balasan dari Tuhan seru sekalian alam. Dan jihad adalah puncaknya amal kebaikan. Dan barangsiapa yang ikut berjihad dan meninggal kan perbuatan dosa. Dan ikhlas terhadapnya. Syurga Balasannya. Sebagian orang menyatakan telah berjihad, tetapi jihad di jalan Allah yang sesungguhnya adalah menjauhkan diri dari dosa-dosa. Tidak ada yang disayangi Allah yang maha perkasa, dan bermanfaat bagi manusia. Dari pada kebaikan penguasa berdasarkan pemahaman yang benar dan wawasan yang menyemesta. Tidak ada yang paling dibenci Allah selain ketidaktahuan dan kebodohan para penguasa. Barang siapa yang diperlakukan tidak adil segera lapor Padaku. Demi Allah yang nyawaku ada di tangannya. Aku akan menegakkan keadilan terhadap kezaliman mereka. Jika aku gagal, aku termasuk orang-orang yang hina. Lebih baik bagi ku mengganti gubernur tiap hari, dari pada membiarkan penguasa zalim sebagai pejabat dalam sejam di dunia ini. Mengganti gubernur lebih mudah daripada merubah rakyatnya. Maka barangsiapa yang mengurusi urusan orang muslim bertakwalah kepada Allah dalam memperlakukannya. Kepada semua penguasa jangan memukuli orang untuk menghinakan mereka. Jangan membunuh mereka dan tidak mengurusinya. Dan jangan menyusahkan mereka sehingga mereka berat menjalani kehidupannya. Mekkah, dzulhijjah 23 Hijriyah, Umar ibnul Khattab.

Share
Posted by Unknown
About the Author

Write admin description here..

0 comments:

    Popular Posts

Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.